Perbandingan Larangan Merokok Di Jepang dan Indonesia

Perbandingan Larangan Merokok Di Jepang dan Indonesia

Beberapa pekan lalu polda metro jaya mengeluarkan pengumuman tentang menindak para pengemudi kendaraan bermotor yang berkendara sambil merokok dan mendengarkan musik. Sebab dengan adanya hal itu bisa mengurangi konsentrasi pada saat membawa kendaraan yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. Informasi ini diumumkan melalui media sosial resmi dari polantas Indonesia. Terlihat didalam postingan tersebut ada foto seseorang yang sedang asik merokok sambil berkendara.

Saat ini banyak pengendara di Indonesia yang melanggar peraturan ketika sedang berada di jalan raya dan hal itu dianggap biasa. Salah satu hal yang sering ditemui adalah merokok sambil berkendara. Dalam akun tersebut di paragraph kedua polantas menyebutkan tidak akan segan-segan menindak para pengendara yang melanggar. Bahkan ancaman penjara 3 bulan dan denda Rp 750.000 pun dituliskan. Tetapi, direktorat lalu lintas polda metro jaya mengembalikan hal itu kepada masyarakat.

Ada Dalam Undang-Undang

Ada Dalam Undang-Undang

Lalai pada saat berkendara bisa menjadi penyebab utama kecelakaan. Hal tersebut ada didalam undang-undang tentang lalu lintang dan angkutan jalan. Contohnya pada pasal 106 ayat 1, setiap pengendara wajib berkonsentrasi dan berlaku wajar. Yang dimaksud dengan konsentrasi yaitu penuh perhatian dan tidak boleh melakukan kegiatan apapun yang bisa merusak tingkat konsentrasi pada saat mengemudi. Misalnya, mengantuk, main handphone, mengonsumsi alkohol, narkoba, dan masih banyak sebagainya.

Pada undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 106 ayat 1 dijelaskan kepada setiap orang yang mengemudikan kendaraannya dijalan, wajib dengan penuh konsentrasi dan wajar. Sedangkan pada pasal 283 yaitu tentang aturan dan sanksi untuk para pengendara yang ceroboh menjaga keselamatan lalu lintas. Seandainya ada yang terbukti melanggar peraturan tersebut, akan dikenai hukuman pidana penjara lamanya 3 bulan atau bayar denda sebesar Rp 750 ribu.

Peraturan Larangan Merokok Di Jepang

Peraturan Larangan Merokok Di Jepang

Peraturan kesehatan tentang dilarang merokok telah disahkan para majelis tinggi di Jepang. Undang-undang terkait tentang larangan merokok di tempat umum akan diberlakukan pada tanggal 1 april 2019 dan dendanya sebesar 500 ribu yen untuk para pelanggar. Bagi pengelola tempat yang tidak menyediakan asbak rokok pun akan dikenai denda sebesar 500 ribu yen. Maka dari itu sekolah, rumah sakit, dan lokasi tempat umum lainnya bebas asap rokok.

Tetapi, jika luar ruangan gedung tersebut ada tempat khusus untuk merokok, masih diperbolehkan. Bagi orang-orang yang datang di restoran besar pun dilarang merokok. Termasuk dengan toko lainnya harus bebas asap rokok. Untuk toko minuman makanan kecil kurang dari 100 meter persegi diharapkan pemilnya menentukan sendiri apakah masih diperbolehkan untuk para tamunya merokok atau tidak. Tetapi, harus dijelaskan tentang peraturan yang ada.

Maka dari itu, kenapa restoran kecil disana kurang dari 100 meter persegi yang memperbolehkan tamunya merokok, toko tersebut melarang dibawah usia 20 tahun untuk bekerja disana. Ketentuan baru ini sudah mulai di terapkan tetapi masih bersifat peringatan dan sosialisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *