Bagaimana Proses Pembuatan Tali Lanyard? Ini Dia Rahasianya

Tali ID card atau tali lanyard merupakan aksesoris utama yang digunakan sebagai pelengkap ID Card. Penggunaannya pun tergolong cukup familiar dalam kehidupan kita sehari-hari. Jika kamu seorang pekerja kantoran, pasti sudah tidak asing lagi dengan tali lanyard ini. Fungsi tali sebenarnya tidak hanya digunakan untuk menggantungkan ID card tepat di bagian leher seseorang. Namun kegunaannya dapat memberikan keuntungan bagi setiap  perusahaan atau bisnis yang dijalankan.

Bagaimana Proses Pembuatan Tali Lanyard? Ini Dia Rahasianya

Tampilannya yang mampu menjadi identitas perusahaan, seringkali digunakan sebagai sarana untuk promosi ataupun brand awarness suatu bisnis. Percetakan tali ID Card akan membuat dan mencetak tali sesuai dengan permintaan para konsumennya, Anda bisa menampilkan logo atau nama perusahaan pada desain tali sehingga bisnis Anda semakin populer dan dikenal banyak orang. Selain itu bagi para karyawan yang menggunakan tali pada ID Cardnya pasti akan ada rasa bangga tersendiri dalam dirinya, terutama jika perusahaan tempat ia bekerja merupakan bisnis yang sangat besar dan terkenal.

Dibalik tampilannya yang menarik, apakah Anda sudah tahu bagaimana proses yang dilakukan percetakan tali ID Card hingga sukses dalam membuatnya? Kok bisa ya tali yang hanya berukuran 2,5 cm tampak khas dan sedap dipandang mata?

Untuk dapat mengetahuinya, simaklah uraian tentang rahasia sukses pembuatan tali lanyard di bawah ini!

Proses Pembuatan Tali Lanyard

Mencetak tali ID Card membutuhkan beberapa proses yang harus dilakukan antara lain terdiri dari proses desain dan juga proses cetak.

1. Proses Desain

Jika Anda memiliki skill yang bagus dalam membuat desain gambar maka tak ada salahnya untuk membuat desain sendiri lalu sisanya hanya tinggal mencetak tali ke jasa percetakan. Namun bagi Anda yang tidak memiliki skill desain grafis maka bisa juga menyerahkannya langsung kepada jasa percetakan tali ID Card yang memang sudah kompeten dibidangnya.

Dalam proses desain terdapat 3 tahapa yang harus dilakukan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mengumpulkan Bahan-bahan Desain

Bahan desain terdiri dari beberapa elemen dalam membuat konsep tampilan pada tali, adapun bahan yang harus Anda siapkan yaitu berupa logo atau tulisan yang akan dipakai, bentuk, warna dan ukuran. Pastikan semuanya sudah disiapkan agar dalam membuat desain tidak terhambat dan menghasilkan desain yang baik.

  • Membuat Sketsa Diatas Kertas

Membuat sketsa sifatnya hanya berupa gambar kasar di mana Anda akan lebih leluasa menuangkan ide-ide dalam membuat desain. Beberapa konsep yang sudah dibuat dapat menjadi pilihan hingga Anda benar-benar memutuskan mana desain yang paling baik diantara yang lainnya.

  • Proses Digitalisasi

Gambar yang sudah dibuat dalam sketsa kemudian diaplikasikan atau dituangkan dalam bentuk digital. Dalam perangkat komputer banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat desain, antara lain yaitu Adobe Ilustrator atau Corel Draw. Apapun itu aplikasinya gunakanlah yang sekiranya akan membuat Anda nyaman hingga hasilnya memuaskan.

2. Proses Cetak

Setelah desain sudah selesai dibuat, maka proses selanjutnya yaitu mencetak hasil desain tersebut pada tali. Terdapat 2 pilihan cetak yang bisa digunakan, yakni digital printing dan sablon manual.

  • Digital Printing

Percetakan tali ID Card yang menggunakan proses digital printing, maka segala prosesnya dilakukan menggunakan mesin. Adapun mesin yang dibutuhkan terdapat 2 jenis yaitu printer plotter dan juga mesin press roll. Desain yang sudah disiapkan akan dicetak menggunakan mesin printer, kemudia setelah tercetak kemudian akan ditansferkan atau dicetak pada bahan tali menggunakan mesin press.

Hasil tali lanyard yang dicetak secara digital biasanya akan menciptakan hasil yang lenih akurat dan warna yang lebih banyak.

  • Sablon Manual

Pengerjaan yang dilakukan secara manual ini mengandalkan keterampilan seseorang tanpa adanya campur tangan mesin. Meskipun dalam proses pembuatannya dirasa cukup sulit, namun hasil tali yang dicetak dengan sablon manual ini memiliki daya tahan yang lebih awet dari pada yang dicetak dengan proses digital printing.

Desain yang sudah dibuat pada perangkat komputer kemudia dicetak dengan kertas khusus yaitu jenis kalkir. Desain pada kertas kalkir tersebut akan digunakan untuk proses film pada screen, prosesnya hampir mirip ketika seseorang akan mencetak foto secara manual di mana terdapat larutan yang berguna untuk mentransferkan cetakan desain pada bahan tali lanyard .